-->

Kebutuhan Cahaya pada Tanaman Hidroponik

Kebutuhan Cahaya pada Tanaman Hidroponik menjadi faktor penting, karena merupakan sumber energi terbesar bagi tanaman. Kita tahu bahwa cahaya digunakan untuk fotosintesis pada tanaman.

Pengaruh cahaya pada tanaman berdasarkan : Intensitas Cahaya. Intensitas cahaya merupakan banyaknya quantum atau photon jatuh pada suatu areal atau didefinisikan secara sederhana adalah banyaknya total cahayaa yang diterima tanaman. Intensitas cahaya ini berbeda menurut hari, musim, jarak dai ekuator.


Intensitas cahaya optimum berdampak pada laju fotosintesis yang meningkat dan respirasi yang rendah dan berefek pada cadangan sakarida melimpah.

Jika intensitas cahaya yang diterima tanaman rendah akan berdampak pada tanaman seperti :
  1. Jaringan tiang atau palisade sedikit,
  2. Jaringan bunga karang sedikit,
  3. Ruang interseluler besar,
  4. Urat-urat daun banyak mengandunga air.
Dan pada intensitas cahaya yang tinggi berakibat pada klorofil berkurang shingga daun berwarna hijau kekuningan. Absorpsi cahay rendah berakibat pada laju fotosintesis menurun disebut SOLARIZATION.

Ketika suhu daun meningkat berakibat pada transpirasi berlebihan, laju absorpsi air menjadi tidak seimbang, sel penjaga hilang, stomata akan menutup, fotosintesis akan menurun dan respirasi berlangsung terus. Dan juga terjadi sun burn pada buah dengan warna bunga pudar.

Cahaya pada Tanaman Hidroponik
Pengaruh cahaya selain intensitas cahaya adalah adalah kualitas cahaya dan lama penyinaran atau photoperiodism.

0 Response to "Kebutuhan Cahaya pada Tanaman Hidroponik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel