Apa Sih Yang Membuat Sayuran Hidroponik Berasa Menggigit dan Renyah?
Apa Sih Yang Membuat Sayuran Hidroponik Berasa Menggigit dan Renyah?
Apa sih yang Membuat Sayuran Hidroponik Berasa Menggigit dan Renyah? | Terkadang kita mendapatkan tanaman hidroponik yang bentuknya sangat bagus dan menarik namun disaat mencicipinya ternyata rasanya ada yang kurang pas, sayuran tersebut memiliki rasa yang kurang menggigit. Menurut pakar hidroponik Yos Sutiyoso, rasa sayuran yang kurang menggigit ini disebabkan oleh rendahnya EC nutrisi yang digunakan.
Baca Juga
Jika Anda menggunakan media tanam arang sekam untuk menanam sayuran, gunakanlah EC rendah sekitar 1,5 karena nantinya akan terjadi akumulasi akibat diberikan nutrisi setiap hari akhirnya mencapai angka EC yang tinggi yaitu 2,5.
Untuk media yang tidak bergerak airnya seperti arang sekam dan cocopeat, tidak ada sirkulasi air. Pemberian nutrisi cukup diberikan dengan EC yang kecil karena nutrisi diberikan setiap hari dan tidak semua nutrisi terserap oleh akar dan terjadilah penumpukan nutrisi atau akumulasi nutrisi, sampailah pada suatu titik dimana airnya sangat tinggi.
Cara memberi nutrisi media air
Berbeda halnya jika Anda menggunakan sistem hidroponik dengan air seperti NFT, DFT, DWC, DB, Raft, tidak terjadi akumulasi nutrisi. Kondisi semacam ini anda perlu memberikan nutrisi dengan EC yang tinggi tidak perlu menggunakan EC yang rendah karena nutrisi akan langsung terserap ke akar melalui larutan untuk memperoleh sayuran yang berasa menggigit.
Sekali lagi jika anda ingin mendapatkan sebuah sayuran yang rasanya sedap dan menggigit anda perlu lagi mengecek nutrisi yang diberikan sayuran tersebut. Anda harus mempunyai standar khusus untuk panen sayuran yang mempunyai rasa yang enak, segar, dan menggigit. Menanam hidroponik memang sangatlah unik kita bisa mengatur panenan yang ingin kita dapatkan apakah itu banyak ataupun yang berkualitas enak.
0 Response to "Apa Sih Yang Membuat Sayuran Hidroponik Berasa Menggigit dan Renyah?"
Post a Comment